RIWAYAT PERKEMBANGAN KAMPUNG JALA (H. Sulaiman M. Ali) Adalah Sebuah Kampung kecil nan tandus yang terletak sebelah barat daya Teluk Bima, selain kelapa di kampong ini hanya ada pohon Waru (Wau) yang mengikuti aliran Sungai Bontomaranu. Tidak jauh dari laut itulah terdapat empat puluh rumah yang jarak antara satu sama lainnya berkisaran 10-30 meter. Kampong ini masuk pada bahagian kampong Nggembe - Bolo. Pada masa ini (1930-an), kampong ini sekalian urusan-urusannya berada dibawah naungan atau digabungkan dengan kampong Nggembe. Kampong ini diketuai oleh dua orang tua-tua yang bernama : ahmad Uba Usu dan Hamu ama Barahi (ama Ibrahim). Ialah kampong Jala namanya yang Masjidnya terbuat dari perabot rumah dan boleh disebut sebagai Langgar atau Mushala buat mereka mendirikan sembahyang berjamaah. Terkisahkan pada masa ini bahwa kampong ini tidak mempunyai ijin untuk malakukan sembahyang Jum’at, maka masyarakat terpaksa malakukannya hal tersebut (sholat Jum’at) di Nggembe...
Yusmi Putra Bilmana dan Yusmi Putra Sulham